Coba-coba

Coba saja
Coba-coba atau 'trial-error' merupakan kegiatan untuk mendapat suatu yang yang diinginkan dengan belum diketahui cara mengerjakannya, yang sudah barang tentu tentu tidak diketahui hasilnya. Coba-coba diperlukan untuk mendapatkan suatu formula yang tepat, dan selanjutnya apabila formula itu berhasil didapat akan menjadi referensi untuk pekerjaan selanjutnya.

Banyak hal yang dilakukan secara coba-coba, dengan beberapa perhitungan tertentu, saat ini menghasilkan sesuatu pekerjaan yang luar biasa, dan berprestasi. Makanya janga takut untuk mencoba hal-hal baru, siapa tahu suatu saat juga akan menghasilkan hal yang luar biasa, menorehkan prestasi yang fantastis pula.

Kebanyakan orang sukses diawali dari coba-coba dan terus coba-coba sampai mereka menghasilkan suatu kesuksesan yang dia raih saat ini. Dan cara mereka mendapatnya juga unik, tidak sama untuk setiap orang. Hanya yang dibutuhkan adalah keberanian untuk mulai melakukan.  Makanya beranikan mencoba untuk coba-coba hal baru, siapa takut !! 

Silakan mencoba ...

BILAKAH ADA MASA TERLEWATI.....

-->

 Bila saja  perjumpaan itu adalah kenangan,
Aku kan telah terpedaya pada pesona di wajahnya,
Aku kan telah terpedaya oleh senyumannya,
Aku kan telah terpedaya oleh tutur katanya,
Dan aku akan benar-benar terpedaya…
Begitu menawan hatiku,
Yang begitu lembut dan mempesona, menggores anganku,
Menyelipkan secuil kerinduan di hatiku.

Kekasihku, aku kan jatuh cinta padamu,
Anganku kan terbuai ke halusinasi tak bertepi,
Jantungku kan berdegup dan berdebar keras,
Kan terasa sesak napas di dada,
Kan bergetar urat dan persendian,
Manakala kuingin jumpa dan sua denganmu,
Kan kudapat jumpa dan sua denganmu,

Duhai kekasihku,
Kan kerengkuh segenap daya dan upayaku,
Kan cukupkan pengorbanan yang dapat kuberikan padamu,
Kan cukupkan harapan yang dapat kuberikan padamu,

Duhai, kekasihku,
Tentu aku tak mengigau untuk mencintaimu,
Kita kan mampu merenda harapan dalam perjalanan kita,
Ke gerbang cita-cita tak bertepi nun jauh di sana.

...
...

Hanya...

BINTANG MALAM


-->
Sore ini, bintang malam bertemu dengan sang rembulan tepat di atas kepala. Hampir sama, dengan masa itu, ketika aku bersua denganmu, tanpa sengaja, dalam perjalanan di sebuah acara. Sore harinya, dalam catatanku terlihat seperti itu….

Dan ternyata…bertahun sudah kita telah tak sua lagi…ternyata secuil rasa itu, masih melekat dalam hatiku…paling tidak, aku tidak pernah akan lupa akan senyumanmu dan pertemuan-pertemuan itu yang seakan terjadi secara kebetulan. Dan rasanya hari-hari itu aku tidak pernah kehilanganmu, di mana pun kamu berada, aku selalu mendapatimu.

Hingga kusadari bahwa, sejak di awal perjumpaan itu, aku telah terpedaya pada pesona di wajahnya, aku terpedaya oleh senyuman khasnya, aku terpedaya oleh tutur katanya. Pokoknya aku benar-benar terpedaya…

Kulihat lihat ia datang bersinar bak bulan purnama itu, begitu menawan hatiku, sampai-sampai begitu lembut dan mempesona, menggores anganku, seperti merembangnya di tengah malam sang bintang malam, di suatu masa, hingga pada malam-malam selanjutnya menyelipkan secuil kerinduan di hatiku.

Sampailah terjalin sebuah puisi ....Kekasihku, aku telah jatuh cinta padamu,......Anganku terbuai ke halusinasi tak bertepi,....Jantungku berdegup dan berdebar keras,.....Terasa sesak napas di dada,....Bergetar urat dan persendian,......Manakala kuingin (sua) dan sua denganmu, dan seterusnya hingga rasa-rasanya pertemuan itu, adalah penawar dari gejolak rasa itu. Rasanya seperti aku tak sanggup lagi untuk tidak bertemu denganmu..........

Namun apalah aku ini..kalau aku hanya mengigau untuk bisa mencintaimu, (Dan) hanya bisa berharap bila waktu menyisakan perjalanan buat kita.

Duhai kekasihku, hanya apa daya pada diriku, bila tiada (cukup) pengorbanan yang dapat kuberikan padamu, bila tiada (cukup) harapan yang dapat kuberikan padamu, dan bila-bila yang lain yang tak lagi tergambarkan....

Dan hingga akhirnya kuputuskan untuk pergi. Dan segenap kerinduan dan impianku tentangmu kugantungkan pada bintang malam itu....kurekatkan kuat di sana...kemana aku pergi pasti akan selalu bersamaku..dan bila suatu saat, bila aku berhasil menatapnya, kurasakan seolah aku telah jua bertemu dirimu...telah menatapmu....dan melepas rasa rindu itu...kerinduanku padamu...

Dan kini seperti aku telah melihatnya lagi....bintang itu ada di atasku...dipandu sang rembulan begitu dekat, dekat sekali ...ketika tenggelamnya sang surya itu...hari ini....